TNI Angkatan Laut resmi menjalin kerja sama dengan Institut Bisnis dan Multimedia Asmi (IBM Asmi) yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara desk to desk di Jakarta, Rabu (14/1). Kolaborasi strategis ini berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kesepakatan yang ditandatangani oleh Kadisdikal dan Rektor IBM Asmi ini berlaku selama lima tahun ke depan sebagai wujud sinergi lintas instansi.
Poin utama dalam kerja sama ini adalah penyediaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi personel TNI AL. Melalui skema RPL, pengalaman belajar dan kompetensi yang diperoleh prajurit dari pendidikan informal maupun pengalaman kerja akan diakui secara akademik. Hal ini memungkinkan personel untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memperoleh sertifikasi tanpa harus mengulang materi yang telah dikuasai, sehingga masa studi menjadi lebih singkat dan efisien.
Sinergi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kemendikbudristek dan TNI tahun 2023 mengenai integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain sebagai payung hukum dalam pemanfaatan sarana dan prasarana bersama, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar TNI AL. Ke depan, TNI AL berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kolaborasi serupa guna mendukung capaian kinerja organisasi yang lebih optimal bagi masyarakat Indonesia.
